Mengenal Siapa Saja Mahram Untuk Wanita

02 October 2018 - Kategori Blog

Mahram adalah orang yang haram untuk dinikahi karena sebab pernikahan, persusuan dan keturunan (nasab). Seringkali kita menyebut kata ‘muhrim’, padahal muhrim artinya adalah orang yang berihram dalam ibadah haji sebelum bertahallul.

Penting sekali bagi wanita muslimah untuk mengetahui siapa saja mahram kita. Jika seorang pria bukan mahram wanita, maka haram baginya untuk membuka aurat di depannya. Wanita hanya boleh membuka hijabnya/auratnya di depan mahramnya.

Masalah  mahram ini sudah dijelaskan Allah dalam QS. An-Nur ayat 31 :

ولا يبدين زينتهن إلا لبعولتهن أو آبائهن أو أبنائهن أو أبناء بعولتهن أو إخوانهن أو بني إخوانهن أو بني أخواتهن .. (سورة النور: 31)

“Dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka.” (QS. An-Nur: 31)

Jika dijabarkan dari ayat diatas, seperti dijelaskan oleh para ahli tafsir, mahram wanita dari sebab nasab (keturunan) adalah sebagai berikut :

  1. Ayah, yaitu ayah si wanita ke atas, baik kakek dari ayah maupun dari kakek dari ibu.
  2. Anak Laki-laki dan turunannya, yaitu cucu baik dari anak perempuan maupun cucu dari anak laki-laki.
  3. Saudara laki-laki, baik kakak/adik laki-laki yang seibu/sebapak saja.
  4. Anak laki-laki dari saudara (adik/kakak kandung)  biasa disebut keponakan, baik dari adik/kakak laki-laki maupun perempuan, termasuk juga anak keturunannya (cucu dari ponakan).
  5. Paman, baik paman dari bapak maupun paman dari ibu.

Mahram dari sebab persusuan pada dasarnya sama dengan dari sebab nasab.

Sedangkan mahram untuk wanita dari sebab pernikahan, adalah :

  1. Suami
  2. Ayah mertua
  3. Anak Tiri – Seorang wanita haram untuk menikahi anak tirinya. Dijelaskan dalam surat An-Nisa Ayat 22.
  4. Ayah Tiri – Wanita haram dinikahi oleh ayah tirinya bila ia sudah berjima’ dengan ibunya.
  5. Menantu Laki-Laki

Skema diagram di bawah ini mungkin bisa membantu menjelaskan tentang Mahram.

, , , , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter