Fitrah Anak Menurut Islam

08 November 2018 - Kategori Blog

Seorang manusia yang baru lahir, terlahir dalam keadaan suci bersih tanpa dosa dan tanpa membawa apa-apa, kita biasanya menyebutnya Fitrah. Fitrah sendiri mempunyai makna asal kejadian, keadaan yang suci dan kembali ke asal. Dalam Islam terdapat konsep bahwa setiap orang dilahirkan dalam keadaan fitrah.

Lalu sebetulnya, bagaimana fitrah seorang anak ketika dia dilahirkan ? Menjawab pertanyaan ini, kita lihat hadist berikut :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَانَ يُحَدِّثُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ  أَوْ يُمَجِّسَانِهِ كَمَا تُنْتَجُ البَهِيمَةُ بَهِيمَةً جَمْعَاءَ هَلْ تُحِسُّونَ فِيهَا مِنْ جَدْعَاءَ» ثُمَّ يَقُولُ أَبُو هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: {فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا}

Dari Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu berkata, Nabi Shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidaklah ada dari bayi yang lahir melainkan terlahir diatas fitrah. Lalu kedua orang tuanya lah yang meyahudikannya, menashranikannya, atau memajusikannya. Sebagaimana seekor binatang yang melahirkan binatang dengan anggota tubuh yang sempurna. Adakah kalian mendapatinya cacat?” Lalu Abu Hurairah rodhiyallohu ‘anhu membaca, “(Tetaplah pada) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia diatas fitrah itu.” (HR. Bukhori, no. 1358)

Hadist di atas jelas sekali memberitahukan bahwa sesungguhnya fitrah setiap anak yang lahir adalah ISLAM. Semua anak yang lahir dalam keadaan Islam dan beriman kepada Allah, dan orangtuanyalah yang menjadikannya selain itu. Bersyukurlah jika sampai detik ini kita masih beriman dan beragama Islam, artinya kita masih memegang fitrah kita.

Bagaimana menjaga fitrah anak agar tetap terjaga murni ? Bekali anak dengan ilmu tauhid dan pertebal keimanannya di masa-masa awal hidupnya. Kenalkan dengan Allah dan RasulNya, buat anak mencintai Allah dan RasulNya melebihi cintanya kepada yang lain. Beri keyakinan bahwa Allah akan selalu  menjaga dan melindungi kita, akan selalu melimpahkan rezeki dan rahmatNya dimanapun kita berada. Tumbuhkan rasa bahwa ktia tidak bisa hidup tanpa Allah.

Di usia emasnya, kenalkan anak dengan sifat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang. Bahwa Allah selalu memberikan balasan yang baik untuk setiap amalan yang dilakukan. Tunda dulu ilmu tentang neraka dan segala hukumannya. Anak perlu mencintai Allah dulu agar imannya tertanam dengan dalam.

, , ,

There are no comments yet, add one below.

Berikan Komentar/Review Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Form yang wajib di isi ditandai *

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter